Sempat kembali tak percaya akan berita yang diturunkan oleh salah satu TV Favorite saya . Yang saya ragukan adalah kembalinya terulang peristiwa di Temanggung beberapa waktu yang lalu. Disebut di Temanggung yang tewas adalah Noordin, ternyata Ibrohim.
Saya coba melihat stasiun TV yang lain. Memang ada penggerebekan. Dan beredar kabar kali ini memang Nurdin, belut itu kin kena senjata makan tuan.
Saya apresiasi kerja Densus 88, meskipun yang saya inginkan adalah Nurdin ditangkap dalam keadaa hidup tak kurang suatu apapun. Ini hanya berkaitan dengan Hak Asasi Manusia. Saya yakin ini memang jalan dari ALLAH SWT. agar belut itu tak kembali mengulang kesalahannya.
Sembilan tahun diburu, petualangan Noordin M Top sebagai teroris paling dicari, berakhir pada aksi penyerbuan sebuah rumah oleh Densus 88 di Desa Kepuhsari, Mojosongo, Jebres Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/9).
Gembong teroris asal negeri jiran itu tewas dengan kepala hancur bersama tiga anggota teroris lainnya saat menyusun serangan di rumah itu. Pria 40 tahun itu merupakan warga negara Malaysia yang lahir di Kluang Johor, pada 11 Agustus 1968. Noordin tercatat pernah bergabung dengan Jamaah Islamiyah (JI) dan memegang bagian pendanaan.
Noordin dapat dilumpuhkan setelah bersembunyi di kamar mandi bersama 4 penghuni rumah lainnya, karena rumah terbakar akibat ada spedamotor yang terkena tembakan. "Untuk menghindari api, lima orang itu berlari ke kamar mandi untuk berlindung," kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta.
Di kamar mandi inilah, nyawa Noordin akhirnya melayang setelah terkena ledakan bersama 3 rekannya yang juga tewas yakni, Bagus Budi Santoso alias Urwah, Aryo Sudarso alias Aji, dan Hadi Susilo alias Adib.Sementara seorang lagi adalah istri Susilo, Putri Munawaroh mengalami luka tembak. Namun BHD memastikan, Noordin tewas bukan meledakkan bom bunuh diri."Dia terkena senjata kita bukan bom bunuh diri," katanya.
Penggerebekan dilakukan Rabu, pukul 23.00 WIB. Sebelum akhirnya Noordin dan tiga rekannya tewas, anggota Densus 88 sempat terjadi baku tembak selama 7 jam dengan para pelaku. Situasi begitu mencekam, apa lagi dari dalam rumah muncul perlawanan dan beberapa kali terdengar ledakan.
Setelah para teroris dilumpuhkan, polisi berhasil menemukam barang bukti berupa senjata laras panjang,pistol dan sejumlah bahan peledak dalam karung. Seluruh barang bukti diamankan polisi untuk keperluan pengusutan. Sementara jenazah keempat teroris dievakuasi ke rumahsakit. Kemudian, istri Susilo -pemilik rumah-yang mengalami luka tembak dirawat secara itensif.
Saya berharap arwahnya tenang disisi ALLAH SWT. Dan saya berharap stop. STOP BOMBING MY COUNTRY. Jangan bawa agama bila kalian ingin membunuh saudara-saudara saya ( ****** ) yang tak bersalah.
Sadarlah.
Bila kalian ingin surga, beribadahlah dan jangan membuat ALLAH SWT. kecewa pada umat Islam.
Amin.
Kini dia telah tiada
kepergiannya membawa luka
bagi yang mencintainya
ada yang menganggap bahwa
kepergiannya membawa kedamaian
Indonesia
malang sekali nasibmu
mungkin dia sudah ada di alam kubur
tak mungkin lagi membuat kekacauan di bumimu
lantas bagaimana dengan pengikut si belut
akankah mereka bisa menerima kabar buruk
dan membuat hati yang damai menjadi luka lagi
Berhenti
Berhenti
mengusik kami
tak kau anggapkah kami sebagai saudara
tak kau anggapkah kami sebagai teman
terus kau siksa
hingga menjemput















